Lompat ke konten

Warna (Dari Satu Studio ke Studio Lainnya) – Phutut Ea

“Salah satu berkah bagi seseorang yang sedang mencoba menulis proses kreatif para perupa, seperti yang sedang saya lakoni, adalah bisa mendatangi studio, tempat mematerialkan gagasan menjadi kerja. Selalu ada rentang yang cukup panjang, dan tentu saja tidak gampang, dari gagasan menjadi karya. Dan studio menjadi semacam laboratorium sekaligus bengkel kerja, di mana gagasan yang abstrak, dimaterialkan. Di sana, di studio, sebuah proses yang tegang dan pernik petanda, bisa ditilik dengan baik, sekalipun kerja belum rampung, dan benda seni belum usai disentuh.”
Dari Pagi yang Tenang, Menuju Malam yang Bergolak
Pembaca tentu lebih mengenal Puthut EA sebagai penulis fiksi. Salah satu novelnya terbit dengan judul yang ikonik: Cinta Tak Pernah Tepat Waktu. Juga cerpen-cerpennya yang termuat diberbagai media cetak, semakin menebalkan legitimasi itu. Namun yang mungkin jarang diketahui, Puthut EA adalah penulis non fiksi yang tak kalah bagus. Lebih spesifik misalnya, menulis seni rupa. Ia mendekati karya para perupa, sebagai seorang penulis fiksi. Menawarkan keanekaragaman diksi, bangunan narasi, juga penokohan yang kuat untuk sosok yang ditulisnya.

Posting artikel terkait

Mengurai Sejarah Konflik Maluku Utara

Mengurai Sejarah Konflik Maluku Utara Resensi “Jangan Percaya Surat Palsu” oleh Linda Christanty Buku “Jangan Percaya Surat Palsu: Laporan Jurnalistik tentang Konflik di Maluku Utara,

Empat Setengah Jam di Punika

Bang Nezar Patria, menceritakan kembali hal-hal di balik tulisan yang menjadi salah satu yang paling sering diingat: Sejarah Mati di Kampung Kami. Ditulis delapan belas tahun lalu, saat ia masih wartawan muda. Saat itu, ia ditugaskan meliput kampung halaman pasca tsunami. Suasana dan aroma yang dirasakan di kampung halaman, melahirkan salah satu tulisan yang sangat personal dan kuat. “Kata teman-teman, artikel itu kerap menjadi salah satu contoh beberapa kelas menulis features. Saya merasa tersanjung”, katanya.

Kisah Inspiratif Penyintas

Memahami sejarah untuk menata masa depan yang lebih baik adalah sebuah tindakan sadar dan strategis yang perlu dilakukan oleh sebuah bangsa yang berkehendak maju dalam

Sign up for our email newsletter